Pentingnya Miliki Misi Demi Dukung Perkembangan Startup


Published 16 Feb 2019 6:05

TheNextDev.id – Pada tahun lalu, situs Forbes mencatat hanya lebih dari sepertiga usaha kecil yang meningkatkan pendapatan mereka. Ini memberi gambaran betapa sulitnya skala startup. Satu kesalahan yang dilakukan banyak founder adalah pemikiran jika pertumbuhan hanya tentang meningkatkan penjualan. Kamu butuh misi.

Ketika sebuah bisnis memiliki tujuan yang jelas dan berbeda, tentunya akan menarik karyawan yang sesuai dengan budaya startup, sekaligus menarik user yang memperhitungkan prinsip-prinsip merek saat membeli suatu produk. Memang nggak mudah, tapi tips-tips ini membantu membentuk misi yang akan mendorong pertumbuhan bisnismu.

Jadikan Pelanggan sebagai Pusat Misi

Menjadikan user sebagai pusat dari misinya, startup bisa berkembang pesat, apalagi mengandalkan pada sistem pemasaran dari mulut ke mulut. Seperti yang dilakukan oleh Emily Weiss yang awalnya menulis blog untuk berbagi rutinitas kecantikan harian, kemudian berkembang mendirikan Glossier, perusahaan produk kecantikan, dengan misi mendemokratisasi kecantikan.

Startup ini mengirimkan sampel pada pelanggannya untuk meminta ide dan menerima lebih dari 1000 tanggapan. Sistem pemasaran produk ini membuatnya mampu mengumpulkan dana lebih dari $86 juta.

Kembali ke Alasan Pertama

Simon Sinek penulis Start With Why menekankan pentingnya tujuan orang-orang nggak membeli apa yang kamu lakukan tapi mengapa kamu melakukannya. Tapi sebagian besar perusahaan rintisan berfokus pada pengembangan produk atau layanan dan menemukan konsumen. Ketika akhirnya mendapatkan waktu untuk menguraikan misi, mereka begitu sibuk dengan apa yang selama ini dilakukan dan kehilangan pandangan tentang alasan awalnya.

Tak peduli bisnis yang sedang berkembang pesat, kembali ke awal untuk mengartikulasikan tujuannya. Misi ini mempengaruhi siapa yang akan dipekerjakan, produk baru yang diperkenalkan, dan keputusan lain yang dibuat saat mulai mendapat keuntungan.

Jangan Membuat Misi tentang Apa yang Dijual

Nggak semua bisnis menghasilkan produk atau layanan yang berharga atau mengubah dunia. Tapi bukan berarti nggak memiliki misi yang menginspirasi. Warby Parker memiliki ide yang mendorong orang-orang untuk membeli kacamata secara online.

Keterlibatannya dalam organisasi nirlaba yang mendorong perempuan di negara berkembang untuk melakukan tes mata membuatnya menjadikan hal ini sebagai bagian dari misi startupnya. Setiap membeli kacamata, sepasang akan disumbangkan pada yang membutuhkan dan membawa startup ini bernilai miliaran dolar di awal tahun 2019.

Apa pun ranah startupmu, kemungkinan kamu bukan satu-satunya yang menawarkan produk maupun layanan tersebut. Bahkan jika melakukan sesuatu yang unik, pesaing akan mencoba meniru kesuksesanmu. Untuk tampil menonjol, beri orang-orang alasan untuk percaya pada merekmu lewat misi yang akan jadi pendorong utama pertumbuhan bisnismu.