Social Impact Cleansheet: Lebih dari Sekadar Jasa Kebersihan


Published 14 Mar 2022 12:40

Social impact menjadi alasan mendasar mengapa Cleansheet terpilih sebagai Best of the Best Startup di The NextDev Talent Scouting 2021. Bagaimana mereka merangkul mahasiswa prasejahtera, pelajar, dan anak putus sekolah untuk bekerja sama. Lalu menyekolahkan dan membekali mereka dengan skill-skill yang berguna untuk ke depannya. Apa yang dilakukan Cleansheet itu sejalan dengan misi The NextDev yang mendukung perkembangan startup dengan social impact. 

Dihqon Nadaamist, inisiator Cleansheet, mengharapkan Cleansheet bukan hanya menawarkan solusi untuk jasa kebersihan, tetapi juga menjadi wadah untuk mengembangkan potensi para mitranya.

“Cleansheet itu seperti sekolah, batu loncatan untuk mereka meraih masa depannya. Harapan saya, setelah ditempa di Cleansheet, mereka akan menjadi lebih baik lagi,” terang Dihqon.

Itulah mengapa Dihqon justru tak ingin para mitranya itu berlama-lama di Cleansheet. Proyeksinya, dalam 3-5 tahun ke depan mereka sudah lulus dari Cleansheet untuk menuju ke jenjang pekerjaan yang lebih baik. 

Cleansheet mengklasifikasi mitranya menjadi dua bagian. Part time yang diisi oleh mahasiswa kemudian full time yang diprioritaskan untuk anak putus sekolah. Rentang usianya mulai 18-25 tahun. 

Dalam proses perekrutannya, Cleansheet menggunakan jalur online serta rekomendasi. Khusus rekomendasi, mereka bekerja sama dengan RT/RW di daerahnya masing-masing. Cakupan areanya sudah mencapai Jawa Tengah, tidak hanya sebatas Jabodetabek saja. Usai mendapatkan kandidat mitra, Cleansheet kemudian melakukan seleksi. Dimulai dari tes berkas, psikotes, wawancara, dan challenge. 

Setelah kandidat itu terpilih, Cleansheet mengkategorikan potensi dan minat dari tiap-tiap anak agar pengembangan potensi menjadi tepat guna. Misalnya ada anak yang berminat di bidang musik, nantinya Cleansheet akan bekerja sama dengan sekolah musik. Mereka menawarkan program barter dengan memberikan jasa bersih-bersih gratis yang kemudian ditukar dengan kursus musik secara cuma-cuma. 

Langkah ini merupakan bagian dari Cleansheet Foundation yang bertujuan memberikan kesempatan kepada anak putus sekolah. Mereka dibantu melanjutkan pendidikan sekaligus mempelajari berbagai bidang yang diinginkan agar memiliki masa depan lebih cerah. 

Proyeksi jangka panjangnya, Cleansheet menargetkan untuk menyekolahkan 1000 anak putus sekolah, menyalurkan minat bakat mereka, dan  merekomendasikan ke berbagai relasi dan perusahaan yang bekerja sama dengan Cleansheet.