Misi Telkomsel dalam Membangun Ekosistem Startup


Published 25 Apr 2022 23:33

Startup memliki peran penting dalam perekonomian suatu negara. Selain turut membantu masyarakat untuk menyelesaikan masalah sehari-hari, mereka juga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru. 

Rudiantara, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, pada 2019 silam mengatakan bahwa ekonomi digital di Indonesia bakal menyentuh 1.831 triliun dalam setahun ke depan. Sebagai gambaran, angka tersebut berkontribusi sebesar 11% terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia.

Itulah mengapa pemerintah dan berbagai pihak lainnya getol berupaya meningkatkan jumlah startup di Indonesia. Beragam dukungan pun diberikan agar startup bisa tumbuh dan berkembang. Telkomsel salah satu di antaranya. Melalui Telkomsel Mitra Inovasi, mereka menjaring startup terbaik dan melakukan investasi di sana. 

Marlin Siahaan, CEO Telkomsel Mitra Inovasi, menyebutnya sebagai synergy creation yang nantinya menghubungkan berbagai startup dengan ekosistem Telkomsel.

“Ini merupakan program Telkomsel untuk mendukung kemajuan dan pembangunan ekosistem digital di Indonesia. Kami ingin ekosistem digital ini ada di lingkungan Telkomsel, mulai dari proses inkubasi, investment, sampai titik yang lebih jauh lagi,” terang Marlin dalam The NextDev Podcast. 

“Di Indonesia kita punya sekitar 2.300 startup. Tinggal bagaimana caranya agar mereka bisa tumbuh subur. Telkomsel di sini melakukan maping. Untuk yang masih dalam bentuk ideation misalnya, kami mendukungnya dalam bentuk The NextDev sekaligus menjaring dan menginkubasi,” imbuh Marlin. 

Menurut Marlin, startup tersebut harus memiliki social impact yang kentara. Profil dari founder juga tak kalah penting. Khususnya soal visi, semangat, dan kepercayaan diri yang dia miliki sehingga bisa mensinergikan bisnisnya dengan Telkomsel nanti. 

Lebih lanjut, Marlin memaparkan dalam waktu dekat pemerintah akan merilis Merah Putih Fund. Itu adalah aliansi dari lima BUMN, yakni Telkomsel, MDI Ventures, Mandiri, BRI, dan BNI. Gerakan ini diharapkan bisa memperbesar peluang startup untuk mendapatkan pendanaan lanjutan, khususnya Seri B, Seri C, dan Seri D. 

“Sehingga nantinya ketika menuju ke percepatan ekonomi digital, kita sudah siap dari segi startup. Ekosistemnya sudah dibentuk, tinggal bagaimana mengembangkan SDM,” tutup Marlin. 

***

Ikuti terus rangkaian seri The NextDev Podcast hanya di channel The NextDev Hub.