Startup Cakap sebagai Lanskap Pendidikan Modern


Published 05 Apr 2022 18:03

Bahasa asing menjadi salah satu medium penting untuk mengembangkan pendidikan dan karier. Apalagi di era global seperti sekarang. Di situlah Cakap hadir untuk menawarkan solusi. Berdiri sejak 6 April 2019, Cakap berfokus kepada platform pembelajaran dua arah secara daring (online) sekaligus menjadi yang pertama di Indonesia. Pertemuan antara pengajar profesional dan murid dilakukan secara real time (live) tanpa terikat waktu serta tempat. Well, tentu ini ideal kondisi pandemi seperti sekarang. 

Sejak pertama kali diluncurkan, Cakap sudah mendapatkan sambutan positif dari Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Bidang Pengendalian dan Penghargaan, Badan Pengembangan Bahasa & Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Cakap berarti kompeten atau terampil dalam bahasa Indonesia, sejalan dengan visi kami selama ini untuk meningkatkan daya saing SDM dengan cara memberikan pendidikan berkualitas tinggi yang mudah diakses, dapat diterima, dan terjangkau untuk masyarakat Indonesia,” kata Tomy Yunus selaku  founder sekaligus CEO Cakap.

Secara garis besar, misi Cakap adalah untuk memajukan pendidikan di Indonesia. Dalam prosesnya mereka menggunakan platform yang membuat interaksi siswa dan guru lebih efisien dan efektif. Cakap memiliki mobile app sehingga memudahkan akses untuk para penggunanya. Cakap Private, Cakap Club, Cakap Chat, dan Cakap Upskill adalah beberapa fitur yang tersedia di aplikasi tersebut. 

Sementara untuk materi pembelajaran, Cakap menyediakan empat layanan kursus bahasa asing. Dimulai dari  Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, Bahasa Jepang, hingga Bahasa Indonesia. Dalam proses belajar, siswa akan dibantu oleh pengajar bersertifikat serta kurikulum yang sudah teruji. 

Hingga saat ini Cakap telah mengajar lebih dari 20 ribu siswa dan bekerja sama dengan lebih dari 250 perusahaan. Dengan tingkat kepuasan 4,9 dari total 5. Berbagai penghargaan berhasil Cakap raih, antara lain Aplikasi Pembelajaran 2 Arah Pertama di Indonesia 2019 dari Muri dan startup terbaik The NextDev Talent Scouting kategori pendidikan pada 2017 dan The NextDev Evangelist tahun 2018.